Bandara Swasta Pertama Di Indonesia Beroperasi Akhir 2018

JAKARTA, KOMPAS.com – Bandara pertama yang dibangun oleh swasta di Indonesia tepatnya di Bintan, Kepulauan Riau, akan selesai pada tahun 2018.

Lokasi bandara tersebut di kawasan Bintan Resorts. Hal itu diungkapkan oleh Managing Director PT Bintan Aviation Investments, Michael BK Budy.

“Bandara ini dibangun di lahan kami sendiri. Pembangunan bandara ini tak menggunakan uang negara, 100 persen. Akhir tahun 2018 itu selesai (pembangunan). Itu tentunya di bawah bimbingan Kementerian Perhubungan,” kata Michael saat acara jumpa pers Nota Kesepahaman antara Bintan Resort, Bintan Aviation Investments dengan Sriwijaya Air Group di Jakarta, Selasa (14/3/2017).

(BACA: Bukit Pasir Bekas Tambang di Bintan yang Instagenic)

Menurut Michael pihak Bintan telah mengerjakan pembangunan bandara secara fisik. Pembangunan fondasi landasan pacu adalah fase yang paling lama.

“85 persen sudah selesai untuk panjang tiga kilometer. Dimensinya untuk pesawat berbadan lebar sudah selesai. Semua infrastruktur pendukung kami siapkan sendiri mulai listrik hingga air,” jelasnya.

Ia mengatakan nantinya terminal Bandara Bintan akan bisa melayani sebanyak satu juta penumpang. Selain itu, Bandara Bintan juga akan memiliki Aeropark Science Park.

“Bandara akan berdiri di atas lahan 700 hektar. Untuk MRO akan berada di lahan 500 hektar. Pembangunan bandara ini kami investasi tahap awal sebesar 100-150 juta dollar AS,” tambahnya.

Adapun MRO (Maintenance-Repair-Overhaul) adalah pusat perawatan pesawat. Bandara Bintan diproyeksikan akan memiliki MRO yang bisa digunakan oleh maskapai asing maupun dalam negeri.

Selain itu terminal Bandara Bintan juga akan disambung dengan terminal feri. Michael mengatakan izin pembangunan Bandara Bintan telah dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan pada tahun lalu.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso mengatakan Bandara Bintan berstatus khusus.

Bandara Bintan terletak di antara dua bandara besar yaitu Bandara Raja Haji Fisabillah, Bintan dan Bandara Hang Nadim, Batam. “Untuk bandara Bintan ini keperluannya wisata. Tata letaknya sangat strategis,” kata Agus.

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2017/03/15/082700227/bandara.swasta.pertama.di.indonesia.beroperasi.akhir.2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *