Kisah Pantai Warna-warni Di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Puluhan kaum muda-mudi, tua dan muda, plus mereka yang berkeluarga duduk santai di pantai “warna-warni”, Minggu (12/2/2017).

Tiga bulan terakhir, pantai ini disebut warna-warni. Nama sebenarnya Pantai Ujong Blang, merujuk nama desa di Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Aceh, lokasi pantai itu.

Salah satu sudut pantai itu berubah tiga bulan terakhir. Pemilik warung menyulapnya, dengan membuat tenda, kain itu aneka warna. Lengkap dengan tulisan “I Love U”.

Sekitar sepuluh pondok di sana berubah warna. Ada juga tempat ayunan, tempat foto bersama, serta aneka tokoh kartun seperti Sincan dan lainnya.

KOMPAS.com/MASRIADI SAMBO Pengunjung berjalan di pantai Ujong Blang, Banda Sakti, Lhokseumawe, Aceh, Minggu (12/2/2017).

Pondok Rujak Putri Bungsu menjadi pelopor mengubah tampilan warung rujak sepanjang pantai itu. Jamin, akrab disapa Wak Min, sang pemilik warung pun kini merasakan perubahan jumlah pengunjung.

“Sejak diubah begini, ramai sekali yang datang. Dulu, hanya puluhan orang jika hari libur, jika hari biasa malah hanya satu atau dua orang saja,” kata Linda, pekerja di Pondok Rujak Putri Bungsu kepada KompasTravel.

Dia menyebutkan, pondok rujak itu buka sejak pukul 10.00 WIB dan tutup menjelang magrib. Pemilik pondok masih bersedia menunggu pengunjung menikmati matahari senja.

Tak jauh dari lokasi, kapal tanker distribusi minyak milik Pertamina menjadi pemandangan tersendiri. “Semakin sore, pengunjung semakin ramai,” kata Linda.

KOMPAS.com/MASRIADI SAMBO Pekerja mengupas kelapa muda di Pantai Ujong Blang Lhokseumawe, Aceh, Minggu (12/2/2017).

Untuk penganan, di sini hanya tersedia rujak, minuman kaleng, kelapa muda, plus mi aceh dan mi instan.

Jika Anda belum makan siang, ada baiknya membawa nasi dan aneka hidangan lainnya ke lokasi itu. “Karena di sini tidak disediakan nasi,” kata Linda sambil tersenyum.

Untuk penganan rujak dan kelapa muda, pengunjung hanya merogoh kocek masing-masing senilai Rp 10.000. Tentu ditambah biaya parkir kendaraan sebesar Rp 5.000 untuk roda empat dan Rp 2.000 untuk roda dua.

Salah seorang pengunjung, Umi Arza, menyebutkan lokasi ini paling cocok untuk mereka yang suka berswafoto. “Foto jadi lebih bagus, karena latar belakangnya keren,” kata Umi.

KOMPAS.com/MASRIADI SAMBO Pengunjung menikmati kelapa muda di Pantai Ujong Blang, Lhokseumawe, Aceh, Minggu (12/2/2017).

Dia menyebutkan, baru hari itu datang ke lokasi tersebut, membawa dua putranya. Itu pun setelah lokasi itu menjadi heboh di media sosial.

“Tempatnya menarik, sayang pantainya kurang bersih. Ada baiknya pemerintah turun tangan membersihkannya, selain pengunjung dan pemilik pondok tentunya,” pungkas Umi Arza.

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2017/02/13/073600027/kisah.pantai.warna-warni.di.lhokseumawe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *