Mudahnya Mengurus Visa India, Berikut Panduannya..

JAKARTA, KOMPAS.com – Kawasan wisata “segitiga emas” India seperti New Delhi, Agra, dan Jaipur adalah daya tarik bagi wisatawan. Ada obyek wisata Taj Mahal, Benteng Pink, Agra Fort, dan Fatehpur Sikri bisa Anda kunjungi.

Bagi Anda yang berencana liburan ke India, visa tetap diperlukan sebagai tanda masuk. India sendiri tak memberlakukan Visa On Arrival sehingga Anda harus mempersiapkan sebelum berangkat.

Lalu bagaimana cara mengurus visa India? Assistant Director India Tourism Singapore, R K Suman mengatakan ada dua cara untuk mendapatkan visa India.

“Baik mengurus di kedutaan atau online, kami terbuka. Anda bisa datang ke kedutaan maupun lewat ‘laptop’,” kata Suman kepada KompasTravel di sela-sela acara Astindo Fair 2017 di Jakarta, Sabtu (25/3/2017).

Suman menyebut visa India bisa diurus dengan mudah melalui jalur online atau e-tourist visa.

E-tourist visa sangat mudah untuk mengurusnya. Anda hanya perlu mengajukan dan bisa membayar secara online. Anda akan mendapatkan persetujuan visa melalui email dan langsung bisa mencetaknya kemudian langsung bisa terbang ke India,” ujarnya.

Ia mengatakan e-tourist visa bisa digunakan masuk ke India melalui 16 bandara. Adapun bandara-bandara itu adalah Ahmedabad, Amritsar, Bengaluru, Chennai, Cochin, 
Delhi, Gaya, Goa, Hyderabad, Jaipur, Kolkata, Lucknow, Mumbai, Tiruchirapalli, Trivandrum & Varanasi.

Berikut langkah-langkah mengurus e-tourist visa India dirangkum dari keterangan Suman dan situs e-tourist visa India.

1. Pemohon e-tourist visa bisa mengajukan permohonan melalui indianvisaonline.gov.in minimal empat hari sebelum pergi ke India.

2. Dokumen yang dibutuhkan adalah foto pemohon visa dengan latar berwarna putih dan hasil pindaian paspor yang berisi informasi detail seperti nama, kebangsaan, tanggal lahir, masa berlaku visa, dan keterangan lain. Pastikan informasi paspor dan wajah terlihat dengan jelas agar proses verifikasi bisa berjalan dengan lancar.

3. Biaya pengajuan visa India sebesar 48 dollar AS. Biaya pengajuan visa dibayarkan via transfer.

4. Setelah Anda membayar biaya pengajuan, proses validasi visa India berkisar 1-2 hari. Setelah pengajuan visa diterima, Anda akan mendapatkan email bukti visa.

5. Anda bisa langsung pergi ke India dengan membawa bukti cetak e-tourist visa

6. Pengambilan data sidik jari dan data biometrik lainnya diambil di konter keimigrasian bandara kedatangan.

7. Visa India diberikan untuk masa kunjungan 30 hari, single only entry, tidak bisa diperpanjang, dan tidak bisa dikonversi ke jenis visa lain.

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2017/03/26/190600827/mudahnya.mengurus.visa.india.berikut.panduannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *